Tuesday, October 29, 2013

Filled Under: , ,

Akibat Mengamuk Agustana Diamankan Polisi dan Diusir Warga

ilustrasi sumber google
Akibat membuat onar di tempat upacara adat, seorang warga diusir dari wilayah Desa Pakraman Kerobokan Kecamatan Sawan. Selain diusir, warga yang bernama Gede Agustana (46) itu hingga Selasa (29/10) kemarin, juga diamankan di Polsek Sawan.


Informasi di Desa Pakraman Kerobokan menyebutkan Agustana membuat keributan di rumah Wayan Suartanayasa yang sedang menggelar upacara adat Senin (28/10) sore lalu. Saat itu, Agustana mengamuk dengan merusak sebuah pelinggih dan sarana upacara. Selain itu, Agustana juga melakukan penganiayaan terhadap Nyoman Yasa alias Mersi yang menyebabkan Mersi menderita luka memar di bibir.

Selain itu, Agustana juga menantang sejumlah warga yang ditemui di sekitar tempat upacara. Akibat ulah Agustana tersebut, salah seorang warga kemudian membunyikan kulkul bulus. Dalam beberapa menit, warga berkumpul dan mencari Agustana di dekat Setra Kerobokan. Untungnya jajaran Polsek Sawan dengan sigap mengamankan Agustana ke Polsek Sawan. Sehingga Agustana terhindar dari amukan warga.

Klian Desa Pakraman Kerobokan, Jro Wayan Sumawijaya, ketika dimintai konfirmasi membenarkan terjadinya keributan yang dilakukan Agustana di rumah seorang warga di Kerobokan. Akibat ulah Agustana tersebut, pihak Desa Pakraman Kerobokan memutuskan untuk mengusir Agustana dari Desa Pakraman Kerobokan dan sebagai warga Desa Dinas Kerobokan.

"Ini sudah hasil paruman dan juga sudah ada perwakilan dari desa dinas yang hadir," katanya. Menurutnya, alasan untuk mengusir Agustana dari Desa Pakraman Kerobokan karena yang bersangkutan telah dianggap ngeletehin desa dan melakukan tindak penganiayaan. Tindakan Agustana yang baru beberapa tahun menetap di Desa Kerobokan itu juga dianggap telah membuat warga menjadi resah. "Dia juga sering membuat keonaran sehingga masyarakat tidak bisa mentoleransi lagi," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Sawan, AKP Nyoman Kartika, mengatakan Agustana terpaksa diamankan di Polsek Sawan untuk menghindari adanya keributan susulan. Agustana juga diamankan untuk diperiksa terkait dugaan perusakan dan penganiayaan yang telah dilaporkan oleh warga. "Kami amankan dulu di Polsek agar terhindar dari amukan warga," katanya.

Sementara itu, Agustana saat diperiksa di Polsek Sawan menyatakan tidak terima dengan sanksi yang dijatuhkan pihak Desa Pakraman Kerobokan. Menurutnya, ia membeli tanah di Banjar Dinas Kerobokan secara resmi dan telah bersertifikat. Bahkan bangunannya juga sudah memiliki IMB. "Apa dasarnya saya diusir dari desa. Tanah yang saya tempati ada sertifikatnya dan sudah ada IMB," katanya.

Written by

We are Creative Blogger Theme Wavers which provides user friendly, effective and easy to use themes. Each support has free and providing HD support screen casting.

0 comments:

Post a Comment

© 2013 sinfogratis. All rights resevered. Designed by Templateism